VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

DIDUGA ILEGAL BUPATI SERANG DIMINTA MENUTUP KEGIATAN PEMBANGUNAN HOTEL SEA SIDE

image

Serang, Media Kriminalitas,– DPP Lembaga Front Pemantau kriminalitas ( FPK) mempertanyakan terkait pembangunan Hotel Sea Side yang terletak di Kampung Sungkuy, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Diduga melaksanakan pembangunan tanpa memiliki Izin mendirikan Bangunan (IMB),izin ketinggian lantai, dan izin reklamasi.

Menurut Rezqi Hidayat,S.Pd selaku Sekretaris Jendral DPP Lembaga Front Pemantau kriminalitas ( FPK) menduga bahwa pembangunan Hotel tanpa memiliki IMB selain merugikan daerah, mereka juga telah melanggar Peraturan Daerah (Perda).

“Seharusnya, sebelum mereka melaksanakan pembangunan, terlebih dahulu mereka mengurus kelengkapan perijinan serta mematuhi peraturan yang diamanatkan dalam  Perpres 51/2016 tentang sempadan pantai dan Undang Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Dikatakan Rezki, berdirinya beberapa Hotel yang diduga tidak berizin dan salah satunya Hotel Sea Side tersebut itu hanya syarat akan kepentingan saja. Karena, pembangunan Hotel tersebut tidak memperhatikan perizinan awal. Ditambah, izin ketinggian lantai dan reklamasi pun tidak berizin dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bahkan, lebih parahnya, kata ia, posisi bangunan Hotel sangat berdekatan dengan pantai, padahal seharusnya minimal radius 100 meter dari bibir pantai sesuai pasal 33 ayat 1 dan 2 Perda Kabupaten Serang Nomor 5 Tahun 2020.

“Pertama kawasan perlindungan setempat harus dijaga kelestariannya yaitu sempadan pantai, kawasan sekitar danau atau waduk, situ, dan ruang terbuka hijau,

Pihaknya secara kelembagaan akan terus memantau dan mempertanyakan terkait kelengkapan perijinan pembangunan Hotel Sea Side, diharapkan pihak terkait tidak tutup mata dan segera melakukan cek and ricek ke lokasi pembangunan bila benar tidak berijin tindak tegas dan tutup pembangunan hotel tersebut, sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku,

Secara tegas Rezqi juga meminta kepada Bupati Serang /Pemerintah Kabupaten serang untuk pro aktif menindaklanjuti laporan masyarakat, dan meninjau kembali kawasan pantai yang berdiri perhotelan serta memeriksa kembali dokumen perizinan dan pemanfaatan tata ruang apakah sudah sesuai dengan aturan perundang undangan.

“Kemudian, meninjau pemanfaatan tata ruang yang sesuai peruntukannya. Sehingga dapat memberikan daya guna dan peningkatan investasi yang berkelanjutan serta menambah pendapatan asli daerah atau PAD,” terangnya.

Sementara itu, Amanda Lewis sebagai Owner / pemilik Hotel Sea Side, saat dikonfirmasi awak media lewat WhatsAppnya sampai berita ini terpublis Amanda Lewis masih bungkam. ( Red )

Copyright © 2022 mediakriminalitas · All Rights Reserved