VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

Kejati Banten Di Minta Tidak Tutup Mata Terkait Dumas

image

Serang, Media Kriminalitas-Kejaksaan Tinggi Banten di minta profesional dalam penanganan laporan kasus dugaan korupsi yang di laporkan oleh masyarakat, hal tersebut di ungkapkan oleh salah satu aktivis anti korupsi di banten Rizky Hidayat, S.Pd.M.Pd. Menurutnya saat ini penanganan kasus korupsi banyak yang jalan di tempat terutama terkait proyek besar, khususnya projek pengamanan pantai pasca bencana tsunami“

Kami sudah resmi melaporkan kasus dugaan korupsi pengamanan pantai pasca tsunami Anyer - carita, kabupaten Serang- kabupaten Pandeglang sebesar Rp. 37.715.375.000,00 APBN  TA 2020, dan kami selaku pelapor juga sudah resmi di BAP oleh penyidik intelijen Kejati Banten,pada bulan maret lalu, bahkan berkas berita acara pemeriksaan sudah kami tanda tangani, akan tetapi hingga saat ini kami masih belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari penyidik atas surat kami tertanggal 22 Maret 2021 dengan nomor : 0443/LSM/DPP/FPK/III/2021.

SP2HP merupakan hak bagi kami selaku pelapor, karena dalam hal untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan /penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala, dan jika memang tidak ada temuan dari penyidik tentunya kami akan melengkapi bukti-bukti pendukung lainnya “tujuannya agar kasus dugaan korupsi tersebut jangan sampai di peti es-kan."Kami percaya dibawah kepemimpinan Kajati yang baru beserta jajarannya mempunyai komitmen untuk konsisten dalam menegakkan Supremasi Hukum, khususnya penanganan kasus dugaan korupsi di Provinsi Banten, Jelas Sekjen Front Pemantau Kriminalitas ini

Selain itu Rizky juga menambahkan,bahwa kedatangannya ke Kejati Banten hari ini selain untuk melayangkan surat resmi laporan pengaduan dugaan korupsi No: 014/lembaga/ALAK/-Kab.Serang/VIII/2021, Tanggal, 04/08/2021, terkait dugaan korupsi Projek Pengamanan Pantai Pasauran  Pasca Tsunami di Kabupaten Serang,dengan nilai kontrak sebesar Rp. 14.507.568,00 “yang diduga menimbulkan kerugian Keuangan Negara sebesar Rp.5.360..959.00.

Surat lapdu langsung di tujukan kepada Yth. Bapak Reda Mantovani selaku Kajati banten Cq.Aspidsus.kita doakan semoga beliau beserta jajarannya selalu di berikan kesehatan dan profesional dalam melaksanakan amanah nya, seperti dikutip pada statement beliau di salah satu media lokal kemarin “ 

Rizky juga menjelaskan bahwa agenda hari ini ingin menemui penyidik Kejati banten, untuk mempertanyakan hasil penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi Pengamanan Pantai Pasca Tsunami Anyer - Carita, Kabupaten Serang- kabupaten Pandeglang  sebesar Rp.37.715.375.000,00 APBN  TA 2020, Menurut keterangan dari penyidik, bahwa Pejabat pembuat Komitmen (PPK) dan semua pihak terkait sudah di panggil dan di periksa untuk proses penyidikan, selanjutnya tim Kejati akan mengcroscek ke lapangan melihat hasil progres fisik pekerjaan pengamanan pantai Anyer Carita yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi atas laporan pengaduan dari pihak DPP Lembaga Front Pemantau Kriminalitas.

Lebih lanjut Rizky menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan ke pihak penyidik beberapa hal  mendasar yang diduga tidak sesuai dengan kaidah dasar pekerjaan pada Paket Pengamanan Pantai Pasca Tsunami Anyer Carita dan Pasauran, dan ini menjadi tanggung jawabnya PPK ( pejabat pembuat komitmen )

Perlu kita ketahui bersama bahwa :

1.Substansi paling utama adalah dukungan quary awal sesuai dokumen lelang tidak sesuai dengan dukungan material pada saat pekerjaan di laksanakan, bahan material yang digunakan tidak ada dalam dukungan awal bahkan material batu yang digunakan tidak berijin IUP OP.

2. Material batu secara keseluruhan menggunakan quary Ciwandan yang nota Bene tidak sesuai spesifikasi yang di persyaratkan dalam dokumen kontrak ditentukan spesifikasi teknis yakni Berat Jenis ( BD ) 2,6 dan Abrasinya dibawah <15% dan setiap pengiriman material bisa dibuktikan dengan lampiran surat jalan dari quary yang direkomendasikan sesuai dukungan quary awal dan di Lampiri IUP OP serta hasil Lab nya, terpantau kenyataan di lapangan dari Mc 0 sampai selsai material yang dikirim dengan berat jenis di bawah 1.8 dan abrasi nya di atas 20%. Karena memang secara mayoritas material seluruhnya karakter material gunung ciwandan dengan spek tersebut ( BD 1.8 ABRASI diatas > 20% )."Maka mutlak tidak akan ditemukan SPEC yang sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen kontrak dalam Poin Spesifkasi teknis .

3.Pelaksanaan pekerjaan tidak boleh disubkontrakan pada pihak ketiga ( pihak lain ) diatas 30% bobot pekerjaan diperkenankan hanya dibawah 30% itupun bukan pekerjaan utama, hanya pekerjaan minor, kenyataannya untuk pekerjaan utama seperti pasang batu Armor breakwater dan Revetmen lebih dari 50% Bobotnya disubkontraktorkan pada pihak lain.

4. Pimpro atau pengawas utama pekerjaan harus yang sesuai atau terdaftar dalam dokumen lelang, dimana pemegang SKA,SKT dalam doklel yang di perbolehkan Incharge di lapangan bukan diwakilkan sehingga pada saat serah terima progres by progres dilakukan oleh pimpro dari maincon pemenang lelang

Diakhir pemaparannya Rizky berharap pihak Kejati Banten serius menindaklanjuti Dugaan korupsi yang di laporkannya sebagai konsekuensinya meminta pertanggungjawaban pihak pejabat pembuat komitmen ( PPK) dengan pihak kontraktor serta pihak terkait, kami optimis Kajati yang baru mengapresiasi hal tersebut demi tegaknya supremasi hukum di provinsi Banten, ungkapnya ( red )

Copyright © 2021 mediakriminalitas · All Rights Reserved