VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

PEMBANGUNAN JALAN TOL PADANG-SICINCIN DIDUGA TELAH MENGABAIKAN SURAT EDARAN NOMOR: 02/SE/Db/2018 TENTANG SPESIFIKASI UMUM

image

Padang, Media Kriminalitas- Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya, terkait pelaksanaan projek Jalan Tol Padang-Sicincin,yang diduga PT.HKI, sebagai pelaksana kegiatan telah mengabaikan Surat Edaran Nomor: 02/SE/Db/2018,Tentang Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan dalam melaksanakan pembangunan jalan tol.

Pasalnya didalam seksi 3.4 tentang Pembersihan, Pengupasan dan Penebangan pohon Pada daerah galian, semua tunggul dan akar harus dibuang sampai kedalaman tidak kurang dari 50 cm di bawah permukaan akhir dari tanah dasar. Sedangkan pada daerah di bawah timbunan, di mana tanah humus atau bahan yang tidak dikendaki harus dibuang.

Selain itu semua tunggul dan akar harus dibuang sampai kedalaman sekurang-kurangnya 30 cm di bawah permukaan tanah asli atau 30 cm di bawah alas dari lapis permukaan yang paling bawah. Adapun pembuangan tanah humus pada daerah di bawah timbunan badan jalan yang ditetapkan oleh Pengawas Pekerjaan, Penyedia Jasa harus menyingkirkan semua tanah humus dan membuangnya di lahan yang berdekatan atau sesuai yang diperintahkan,karena tanah humus itu harus dibuang terpisah dari galian bahan lainnya.

Sementara itu Zainudin Ketua Lembaga Barak Sumatera saat ditemui Media Kriminalitas" mengatakan pada pelaksanaan pekerjaan Jalan Tol Padang - Sicincin yang dikerjakan saat ini sepanjang 4 KM di lokasi Nagari Kasang, mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spek. karena sangat terlihat pada pekerjaan dasar humus yang tidak dibuang, akan tetapi setelah di linkliring lansung dipasang giotekstil diatas tumpukan kayu yang berserakan.

Sedangkan diketahui di dalam Spesifikasi umum jelas tertuang untuk memberikan nilai sifat fisik jelas Zainudin. Meski demikian mekanis dan ketahanan pada pekerjaan harus dipenuhi atau dilebihi oleh geotekstil yang akan digunakan. Karena didalam Spesifikasi sangat jelas ditujukan untuk menjamin kwalitas dan kinerja geotekstil yang baik, untuk digunakan pada aplikasi yang tertera pada Pasal 3.5.1.1).Tentang Persyaratan kuat tarik geotekstil. Selanjutnya dalam spesifikasi umum ini harus dipertimbangkan berdasarkan daya bertahan (survivability) geotekstil terhadap tegangan yang akan terjadi pada saat pemasangan.

Lebih lanjut Zainudin menjelaskan,berdasarkan petunjuk teknis Bina Marga, seharusnya humus tersebut dibuang terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan penimbunan serta pemerataan dan pemadatan. Karena pekerjaan jalan tol harus memiliki dasar tanah yang keras serta harus mempunyai kwalitas dalam pekerjaan.

Untuk itu Zainudin meminta kepada pihak terkait khususnya Ditjen Bina Marga Kementrian PUPR terutama Dr.Ir.Hedy Rahadian,M.Sc.Selaku Direktur Jenderal Bina Marga, untuk segera turun ke lapangan guna mengcroscek, sehingga hasil dari pekerjaan Jalan Tol Padang –Sicincin dapat sesuai dengan spesifikasi umum, pihaknya akan terus melakukan pemantauan pada kegiatan pelaksanaan pembangunan jalan tol padang- sicincin, tegasnya.

Hal senada dikatakan DJ.Deny Debus.GMA Direktur Eksekutif DPP- Lembaga Front Pemantau Kriminalitas saat dimintai komentarnya terkait pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin oleh media kriminalitas mengatakan, bahwa lembaganya sependapat dengan apa yang di katakan Lembaga Barak Sumatera, karena pada prinsipnya lembaga merupakan sosial control, sehingga terkait pelaksanaan kegiatan Pembangunan jalan Tol Padang-sicincin yang diduga telah mengabaikan spesifikasi umum, sudah sepatutnya semua pihak turut mengawasinya, terutama pihak-pihak yang berkaitan dan yang mempunyai kewenangan untuk mengawasi kegiatan projek jalan tol padang – sicincin. Semua itu agar terhidar dari adanya kebocoran anggaran keuangan Negara.

Ditegaskan DJ.Deny Debus.GMA secara kelembagaan dirinya akan menelusuri terlebih dahulu tentang kebenaran dari informasi tersebut. Jika memang ada indikasi kebocoran anggaran keuangan Negara dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan Tol Padang-Sicincin, maka lembaga FPK tak akan segan segan untuk melaporkanya.

Di tempat berbeda saat di konfirmasi media kriminalitas Kamal dari Humas PT.HKI, Melalui WhatsApp nya mengatakan “Tadinya saya berterima kasih atas publish media bapak, sehingga saya tadinya juga hendak menyampaikan, bahwa ada di beberapa poin berita tersebut patut di klarifikasi, atau patut di lakukan Hak Jawab. Namun demikian, saya sudah jelaskan di salah satu media online yang bisa bapak lihat sendiri tanda daftarnya di Dewan Pers.“ Untuk sementara hak jawab yang ingin kami sampaikan ada di salah satu media online tsb, dan tentunya nanti masih ada hal-hal yang perlu dikomfirmasikan, kami tunggu. Demikian bapak, terimakasih atas attensinya.

Lain halnya dengan pernyataan Defi Kapro HKI. Berikut petikan jawaban melalui WhatsApp nya  “Kami bekerja dan sudah memberikan instruksi dengan surat kepada setiap subkont dan suplier supaya bekerja sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan, jika tidak sesuai kita tidak terima dan tolak.

Namun sayangnya pernyataan Defi jauh berbeda dengan kondisi yang ada dilapanngan,karena pada pekerjaan dasar humus tidak dibuang, akan tetapi setelah di linkliring lansung dipasang giotekstil diatas tumpukan kayu yang berserakan.sehingga kwantitas pembersihan,pengupasan serta pemadatan pada setiap kedalaman tidak ditetapkan sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah,dan yang menjadi bahan pertanyaan, mengapa pihak HKI telah melakukan membayarkan kepada subkont, meskipun pekerjaan tersebut dinilai telah mengabaikan Surat Edaran Nomor: 02/SE/Db/2018,Tentang Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan dalam melaksanakan pembangunan jalan tol   (Red)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 mediakriminalitas · All Rights Reserved