VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

TP4D RENCANA AKAN DIBUBARKAN JAKSA AGUNG

image

Jakarta Media Kriminalitas- Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang dibentuk oleh mantan Jaksa Agung, M Prasetyo, pada tahun 2015, nampaknya tak berumur panjang.Pasalnya Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan tengah mengevaluasi tentang keberadaan TP4. Bahkan tak menutup kemungkinan dirinya akan membubarkan TP4.

“Ya ini (TP4) nanti akan dievaluasi dahulu, apakah kita akan bubarkan,atau diganti dengan program lain,” kata Burhanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11).Sebab menurut  adik politikus PDIP TB Hasanuddin itu, keberadaan TP4 yang tujuannya untuk mengawal dan memberikan pendampingan hukum, namun justru kerap disalahgunakan oleh Oknum Jaksa.“Yang jelas ini program tadinya kan bener. Kemudian ada oknum-oknum tertentu yang menyalahgunakan. Tentunya itu yang akan kita evaluasi,” ucapnya.

Meski demikian, Burhanuddin belum mengetahui pasti berapa oknum jaksa yang terindikasi menyelewengkan tugas sebagai anggota TP4, baik di pusat maupun daerah.“Kalau hitungannya tidak ada. Tetapi kan gini ya, semuanya merasakannya kok. Anda juga kan merasakannya TP4 itu bener apa enggak. Itu saja,” ucapnya.

Yang terpenting, Burhanuddin menyatakan untuk kepastian, apakah TP4 dibubarkan atau dipertahankan akan segera diumumkan,“Secepatnya yang jelas secepatnya. Jadi saya tidak ingin punya bebanya. Sebelum rapat (selanjutnya dengan Komisi III DPR) saya sudah (menyampaikan hasilnya),” tandasnya.

Untuk diketahui salah satu kasus korupsi yang menyeret jaksa TP4 terjadi di Yogyakarta. Kasus tersebut ditangani KPK. Jaksa TP4 yang terlibat itu ialah Eka Safitra. Eka Safitra diduga menerima Rp 221 juta dari seorang kontraktor. Suap itu diduga agar Eka Safitra membantu kontraktor tersebut mendapatkan proyek. ( Red)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved