VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

KEPALA DESA DAN WARGA CIKONENG HENTIKAN PROJEK PT.RITTER DINAMIKA

image

Serang Media Kriminalitas,- Kepala Desa dan puluhan warga hentikan kegiatan projek dari kementrian perindustrian bidang pengembangan sumberdaya manusia industri untuk Pembangunan Workshoop Petrokimia,Cilegon I dan II, yang berlokasi di Kavling Abm, RT.004/RW.003, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer,Kabupaten Serang- Banten.

Sayangnya projek yang dikerjakan di atas lahan 20.000 m2,dan di laksanakan oleh PT.Ritter Dinamika Jakarta, menuai protes oleh masyarakat kavling ABM Bojong,karena dinilai sangat tidak menghargai masyarakat sekitar, yang pastinya akan terkena dampak dari proyek tersebut.

Dengan adanya penutupan proyek tersebut oleh masyarakat, Nurwahdini selaku  Kepala desa cikoneng,turut menyayangkan adanya aksi dari masyarakat,karena menurut Nurwahdini PT.Ritter Dinamika Jakarta, sangat tidak menghargai masyarakat dan apartur pemerintahan desa setempat. Disamping itu pihak PT.Ritter Dinamika, atau PT.Pancapuri,PT.Chanda Asri  mengangap sepele urusan dengan masyarakat,

Atas hal ini Nurwahdini selaku Kepala Desa Cikoneng, meminta untuk sementara kegiatan projek untuk di hentikan dulu,sebelum jelas tentang kelengkapan yang berkaitan dengan perijinan, jangan mentang- mentang perusahaan besar dan berkuasa bisa seenaknya saja, tanpa permisi lagi melaksanakan kegiatan projek di desa cikoneng.

Sebagai kepala desa dirinya tidak mau terjadi kontra social,atau miss comunikasi antar sesama warga desa cikoneng, intinya PT.Ritter Dinamika harus punya etika, sopan santun ketika ingin mengerjakan projek di desa cikoneng, tegasnya.

Lebih lanjut" di katakan Nurwahdini, pihaknya saat ini sudah mengakomodir apa yang menjadi tuntutan masyarakat desa cikoneng yang di ketahui oleh PT.Ritter Dinamika,akan tetapi pihaknya meminta kepada yang mempunyai kebijakan dari pihak PT.RitterDinamika,atau PT.Pancapuri serta PT.Chandra Asri, untuk membawa kelengkapan dokumen perijinan, karena sampai saat ini pemerintah desa cikoneng tidak mengetahui berkaitan dengan perijinan untuk projek tersebut,terangnya.

Sementara itu saat dimintai tanggapan dan komentarnya terkait projek di Kav.Abm,yang di hentikan kegiatanya oleh warga dan kepala desa cikoneng, kepada media kriminalitas, DJ.Syahrial,S.Ip.G.MA, yang akrab di panggil Deny Debus, sebagai Direktur Eksekutif DPP Lembaga Front Pemantau Kriminalitas,(FPK), menjelaskan bahwa pihaknya sangat sependapat dan mengapresiasi langkah yang telah di ambil oleh kepala desa cikoneng, dan pihaknya secara kelembagaan dalam waktu dekat ini akan segera melayangkan surat resmi kepada Bupati Serang, Cq Satpol PP untuk segera menutup projek pembangunan tersebut yang diduga tidak memiliki kelengkapan perijinannya,tegasnya.

Meski begitu di katakan Deny Debus, surat resmi dari DPP Lembaga Front Pemantau Kriminalitas ( FPK), akan mempertanyakan seputar perijinan, seperti :
apakah Perusahaan sudah mengajukan ijin prinsip dan  uraian rencana proyek yang akan dibangun berikut peta lokasi dan rencana siteplan atau rencana tapak bangunan. Dan persyaratan lainnya seperti sertifikat tanah dan keterangan jumlah tenaga kerja yang akan digunakan.

Kemudian Ijin lokasi apakah tanah yang akan digunakan sudah sesuai dengan peruntukannya dan rencana tata ruang wilayah kabupaten serang, sebagaimana menurut Peraturan Menteri Negara Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 2015 tentang Ijin Lokasi, jangka waktu berlakunya ijin lokasi adalah 3 tahun.

Karena menurut Deny Debus, konsekuensinya apabila perusahaan pemegang ijin lokasi tidak dapat menyelesaikan perolehan tanah dalam jangka waktu yang diberikannya ijin lokasinya, maka ijin lokasi seluas yang diberikan tidak dapat lagi dipergunakan lagi.

Lebih lanjut di jelaskan Deny Debus, bahwa dalam proses pemberian ijin lokasi ini pemerintah daerah beserta BPN, harus mengajak masyarakat untuk mengadakan rapat untuk berkoordinasi,karena wajib diketahui oleh masyarakat tentang rencana penggunaan tanah yang akan diberikan ijin lokasinya, namun  ijin lokasi tidak semerta-merta haknya berpindah kepada pemegang ijin lokasi.

Selain itu Deny Debus akan mempertanyakan tentang surat  Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)nya , ijin lingkungan kepada pihak perusahaan, dimana  kegiatan yang wajib  di laksanakan berkaitan dengan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai prasyarat memperoleh ijin kegiatan sebagai mana di atur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Ijin Lingkungan.

Apabila masyarakat menilai bahwa pembangunan proyek tersebut berdampak buruk terhadap lingkungan maka masyarakat boleh saja mengajukan keberatannya, sehingga hal ini menjadi pertimbangan dalam pengesahan dokumen Amdal, tegas Deny Debus.

Sementara itu, Erwin perwakilan dari PT.Ritter Dinamika jakarta, saat di konfirmasi media Kriminalitas, menjelaskan bahwa projek ini bukan dari PT.Panca Puri dan atau PT.Chandra Asri, melainkan Projek dari kementrian Perindustrian jakarta, untuk kelengkapan dokumen perijinan saat ini belum di bawanya, dan mengenai tuntutan warga masyarakat yang di terimanya akan di sampaikan ke Direktur PT.Ritter Dinamika, terangnya. (Red)........bersambung



Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved