VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

PELAKSANA PROYEK PEMBANGUNAN SMPN 1 CINANGKA TIDAK KOOPERATIF.

image

 

 

 

 

 

 

 

 

Serang,Media Kriminalitas- Pelaksana proyek pembangunan SMPN 1 Cinangka, dinilai tidak kooperatif.”Pasalnya menurut, Oom salah seorang pengurus komite sekolah, kepada media kriminalitas mengatakan,selama kegiatan berjalan pihaknya belum pernah bertemu dengan pihak pelaksana/pihak kontraktuil ( CV.Aldi Pasha ) untuk koordinasi dan konsolidasi.

Seharusnya menurut Oom pihak pelaksana berkoordinasi dan melibatkan pihak komite sekolah dan pihak sekolah dalam melaksanaan pekerjaan,Hal tersebut di maksudkan agar kualitas dan progres fisik pembangunan rehabilitasi 5 ruang kelas di SMPN 1 Cinangka, yang di alokasikan dari APBD Kabupaten Serang Tahun 2019,melalui Dinas Perkim dan tata ruang kabupaten serang dengan nilai kontrak sebesar Rp.665.327.000,- di kerjakan sesuai dengan spek dan rab nya. Untuk itu mohon pihak dinas perkim dan tata ruang kabupaten serang, untuk menegur dan mengevaluasi kredibilitas dari pihak pemborong, tegasnya.

Hal senada juga di sampaikan H.Zul, Kepala Sekolah SMPN 1 Cinangka, yang saat ditemui di dampingi oleh beberapa dewan guru, kepada media kriminalitas,H.Zul menyampaikan, bahwa  Pransisco selaku pemborong belum pernah menemui pihak sekolah dan komite sekolah, bahkan di jelaskan H.Zul, pihaknya merasa kaget saat para kuli bangunan menagih pembayaran upah yang belum di bayarkan oleh pihak pemborong.

Atas hal ini H.Zul meminta kepada pihak pemborong untuk bertanggung jawab dalam kelancaran pembayaran upah kerja para buruh bangunan yang di pekerjakan pada proyek pembangunan rehab SMPN 1 Cinangka, jangan sampai membebani pihak sekolah karena bukan tanggung jawab pihak sekolah, jelasnya.

Di tempat yang sama, para buruh bangunan yang di konfirmasi media kriminalitas, salah seorang buruh yang tidak mau di sebutkan namanya, membenarkan bahwa proyek pembangunan SMPN 1 Cinangka sebelumnya sudah dikerjakan 2 minggu, namun di tinggalkan oleh para pekerjanya, karena pembayaran upah kerja dari pemborongnya tidak jelas, dan saat ini kami hanya ber,enam yang melanjutkan pekerjaannya, dan sampai saat ini sudah berjalan selama 2 minggu,namun jika pembayaran ongkos kerja dari pemborong macet atau tidak lancar kami juga akan meninggalkan proyek ini, tegasnya.

Di konfirmasi lewat telpon selullernya, Pransisco selaku pemborong proyek tidak mau mengangkatnya, sampai berita ini di publis belum ada klarifikasi dari pihak pemborong,….Bersambung ( Rezqi Hidayat,S.Pd)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved