VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

BANTUAN PERAHU NELAYAN PASAURAN PASCA BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA DIDUGA TIDAK TEPAT SASARAN

image

Serang, Media Kriminalitas- Berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi media kriminalitas, dengan Sarmana, Ketua Koperasi Nelayan Desa Cikoneng, Kecamatan anyer, kabupaten serang, yang menerangkan, bahwa pihaknya menerima titipan 5 (lima) unit Perahu, lengkap dengan mesinnya dari Ari salah seorang pegawai, dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP)Kabupaten Serang. Dan perahu-perahu tersebut, di peruntukan untuk nelayan pasauran –Kecamatan Cinangka, yang terkena musibah tsunami tahun 2018.

Selanjutnya perahu sebanyak 5 (lima) unit tersebut, atas perintah Ari, agar di berikan kepada Iing Nelayan Cidanau 1 (satu), kepada Muhroji Nelayan Bandulu, 1 (satu), dan 3 (tiga) Perahu diberikan kepada Nelayan di Kp. Tegal, Desa Cikoneng, Kecamatan anyer, dan untuk lebih jelasnya terkait bantuan perahu ini, Sarmana mempersilahkan kepada media kriminalitas,  untuk langsung mempertanyakan ke pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serang.

Di tempat terpisah Arjaya, selaku Ketua kelompok Nelayan tanjung bahari Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, yang tergabung di HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia), kepada media kriminalitas. Mengungkapkan bahwa pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kabupaten Serang- Banten, belum pernah memberikan bantuan perahu penangkap ikan kepada para nelayan di Kp. Nelayan Cipasauran Desa Pasauran, dan desa Umbul tanjung, sejak musibah bencana tsunami selat sunda Desember 2018 lalu.

Yang mengakibatkan beberapa perahu milik para nelayan, yang biasa di tambatkan di muara cipasauran hancur, oleh hantaman gelombang tsunami. Padahal  saat  kejadian tsunami pemerintah sudah mendata perahu milik nelayan yang rusak, akibat bencana tsunami, yang saat ini sangat di harapkan oleh para nelayan cipasauran.

Namun Arjaya, bersyukur” meskipun Pemerintah, belum memberikan bantuan kepada para nelayan cipasauran, tetapi Alhamdulillah nelayan Cipasauran telah menerima bantuan Perahu OGT sebanyak 11 (sebelas) Unit dari pihak yayasan “HARFA” ( Harapan kaum Dhuafa ), tentunya atas nama para Nelayan Cipasauran.

Pihaknya mengucapakan terima kasih kepada “yayasan“HARFA” (Harapan Kaum Dhuafa),dengan harapan, "semoga pihak pemerintah dalam waktu dekat, dapat memberikan bantuan yang sama, kepada para nelayan di Cipasauran,harapnya.

Di tanggapi, oleh Roy, Tokoh Pemuda Nelayan Cipasauran, terkait dugaan penyimpangan 5 (lima) unit Perahu,yang menurut keterangan Sarmana, perahu tersebut diperuntukan untuk nelayan pasauran –Kecamatan Cinangka, yang terkena musibah tsunami tahun 2018. Perlu di telusuri dan di tindak lanjut oleh penegak hukum, agar menjadi efek jera bagi oknum-oknum yang menyelewengkan bantuan dari pemerintah, sehingga kedepannya bantuan dari  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Serang ke para Nelayan, bisa tepat sasaran dan tidak di manfaatkan oleh oknum-oknum tertentu, tegas roy kepada Media Kriminalitas ( Red/Tim)



Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved