DPP FPK

FPK

VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

RSS Feed

WARGA DESA BANTARWANGI MEMPERTANYAKAN PEMBANGUNAN PROGRAM PAMSIMAS YANG MANGKRAK

image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Serang, Mediakriminalitas-Pem bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2018 di Desa Bantarwangi, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang sejak di kerjakan pada bulan September 2018 sampai saat ini mangkrak, sehingga belum dapat dirasakan manfaatnya  oleh masyarakat hal ini yang menjadi pertanyaan  bagi masyarakat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpum mediakriminalitas.com, entah apa penyebabnya pembangunan Pamsimas yang dibiayai APBN sempat tertunda dan warga masyarakat Desa Bantarwangi  merasa heran mengapa, pembangunan Program Pamsimas di Desa Bantarwangi Mangkrak tetapi pembangunan program pamsimas yang berada di Desa Pasauran dapat selesai dan airnya pub sudah di manpaatkan masyarakat, padahal waktu pelaksanaannya hampir bersamaan ungkap warga yang tidak mau disebutkan namanya. Selain itu, pihak pelaksana hingga saat ini belum juga melunasi pembayaran bahan material seperti batu dan pasir kepada warga.

Ditemui mediakriminalitas.com, Jumat 15/02/2019, Maman, salah seorang warga Bantarwangi yang mengirim pasir dan batu untuk Pamsimas membenarkan bahwa hingga saat ini pihak pelaksana belum melunasi pembayaran bahan material kepada dirinya,Anehnya lanjut Maman, ketika dirinya meminta pembayaran, salah seorang bernama Supiani yang diketahuinya sebagai pihak pelaksana, malah meminta kepada dirinya agar melakukan penagihan kepada Kepala Desa setempat, Uncara."Saya diminta mengirim material pasir dan batu, tetapi sampai saat ini belum dilunasi. Yang membuat saya bingung, kan pelaksananya Supiani dan dia yang meminta dikirim material, tetapi ketika saya tagih, saya malah disuruh ke Kepala Desa, aneh," kata Maman."Ketika saya datang ke Kades, saya malah dilempar lagi, suruh ke H Madsukra," imbuhnya.

Maman pun mengeluhkan hal tersebut, dirinya merasa dibohongi oleh Supiani. "Saya hanya orang kuli. Saya dan tetangga yang lain ngangkutin batu dan pasir itu dari Sungai tidak selesai dua hari. Dan janjinya, kalau batu dan pasir sudah terkumpul akan dibayar cash, tapi sampai saat ini belum dilunasi," keluh Maman.

Ditemui di tempat terpisah,Supiani orang yang disebut-sebut selaku pelaksana pengerjaan Pamsimas membenarkan bahwa pembayaran material batu kali kepada Maman belum dilunasi."Saya cuma di lapangan yang tahu persis pak Kades," katanya.bahkan, Maman pun mengaku tidak tahu besaran anggaran untuk pembangunan Pamsimas tersebut, terlebih sejak awal hingga saat ini di lokasi tidak dipasang papan proyek. "Saya tidak tahu anggarannya, karena proyek ini tidak menggunakan papan proyek," imbuhnya. Sementara itu Uncara Kades Bantarwangi saat di temui di kantor Desa sedang tidak ada di tempat di konfirmasi lewat telpon selullernya sedang tidak aktif.

Di tempat terpisah Amrul, Ketua DPP LSM GEGER BANTEN menyayangkan sikap Kepala Desa Bantarwangi yang tidak kooperatif dan mengabaikan Program Pamsimas yang seharusnya sudah selesai pembangunannya malah sampai saat ini mangkrak,

Di tegaskan Amrul sebaiknya pihak terkait dan berwenang agar segera mengkroscek ke titik kegiatan karena kegiatan pelaksanaan pembangunan Program Pamsimas di desa Bantarwangi yang di duga bermasalah, sehingga warga masyarakat mempertanyakan anggaran dari pemerintah diduga tidak sesuai peruntukannya dan mengakibatkan mangkraknya pembangunan Program Pamsimas, menurut Amrul sebaiknya pihak kepolisian dan kejaksaan mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran untuk program pembangunan pamsimas yang di lakukan oleh Kepala Desa Bantarwangi,"tegasnya. ( rezqi hidayat,S.Pd)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved