VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

Twiter
MEDIA KRIMINALITAS

PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
KOLOM IKLAN

 

BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA PARIWISATA BANTEN ALAMI RUGI RP. 1 TRILIUN

image

Serang, Mediakriminalitas- Musibah Bencana Tsunami Selat Sunda pada sabtu, 22/12/2018 lalu, dampaknya cukup terasa bagi sektor pariwisata di sepanjang Pesisir Pantai Cinangka, Kabupaten Serang hingga Pantai Carita,Labuan, Panimbang,Tanjung Lesung, sampai ke Sumur Kabupaten Pandeglang. Kerugiannya Tak tanggung-tanggung, hingga  mencapai Rp. 1 triliun. Kerugian itu terdiri atas bangunan yang rusak dan pembatalan pemesanan kamar hotel selama libur Natal dan Tahun Baru.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, berdasarkan data yang diterima dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten, estimasi kerugian fisik pariwisata di Kawasan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, sebesar Rp.180 miliar, Jika dihitung seluruh kerugian di Banten, di estimasikan sebesar Rp.500 miliar.

Jumlah tersebut baru berupa kerusakan bangunan hotel dan vila saja. Sementara, sepanjang libur Natal dan Tahun Baru banyak wisatawan yang membatalkan pemesanan kamar. “Menjelang Liburan, Natal dan Tahun Baru "pada momen ini biasanya semua kamar di hotel terisi penuh 100 persen. Namun dengan adanya musibah tsunami selat sunda, semua wisatawan membatalkan pesanan kamarnya, begitu juga wisatawan ke pantai terbuka sepi,” ujar Arief saat rapat koordinasi Kemenpar bersama Pemprov Banten dan Pemprov Lampung menggelar rapat koordinasi (rakor) di Marbella Hotel, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Jumat (11/1/2019).

Rakor dihadiri Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, unsur TNI-Polri, dan pejabat lainnya. Rakor membahas sektir pariwisata di kawasan anyer cinangka dan tanjung lesung masih terpuruk akibat bencana tsunami selat sunda, melihat kondisi ini kementrian pariwisata ( kemenpar) mulai menyusun  rencana  pemulihan kawasan parawisata yang terdampak bencana baik di Provinsi Banten maupun di Provinsi Lampung  dengan tagline #SelatSundaBangkit.

Pada rakor, Arief  menerima data kerugian pariwisata dari Pemkab Serang dan Pemkab Pandeglang. Di Kabupaten Serang, total kerugian yang disebabkan oleh kerusakan hotel dan vila serta amenitas lainnya mencapai Rp10,663 miliar.,Kemudian, kerugian akibat pembatalan pesanan kamar hotel sebesar Rp15,152 miliar, “Sebagai gambaran, jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Serang periode 24 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 mencapai 123.455 orang,” terangnya.

Sementara di Kabupaten Pandeglang, Arief mengaku belum menerima laporan secara keseluruhan dari Pemkab Pandeglang. Namun, di Kawasan Tanjung Lesung kerugian fisik mencapai Rp150 miliar. Adapun kerugian akibat pembatalan pemesanan kamar hotel sebesar Rp2,5 miliar.
“Kunjungan wisatawan di Tanjung Lesung periode 24 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 sebanyak 158.720 orang. jika ditotal kerugian seluruhnya mencapai Rp1 triliun,”paparnya.

Dalam rangka upaya pemulihan sektor pariwisata di Banten dan Lampung di jelaskan Menteri Pariwisata Arief Yahya akan di bagi dalam 3 (tiga ) tahapan, yakni :
1.  pemulihan sumber daya manusia ( SDM) dan Kelembagaan.
2.  Pemasaran Kawasan wisata yang tidak terdampak bencana.
3.  Pemulihan Destinasi wisata yang terdampak bencana tsunami.
Untuk tiga tahapan tersebut , Kemenpar menyiapkan anggaran Rp. 15, 245 Milyar " ini hanya untuk operasional saja, mudah- mudahan cukup jika tidak cukup kita akan carikan lagi,ujarnya.

Lebih lanjut Arief Yahya, menjelaskan berkaitan dengan tahapan pemulihan SDM dan Kelembagaan meliputi "gerakan sadar wisata, "trauma healing, peningkatan kapasitas usaha masyarakat, serta sertifikasi kompentensi dan relaksasi keuangan, tahapan ini di canangkan anggaran Rp. 4,106 Milyar, "pada tahapan ini, targetnya adalah SDM Pariwisata, Masyarakat, di selitar pariwisata dan pihak industri, paparnya.

Kemudian tahapan pemasaran kawasan wisata yang tidak terdampak bencana meliputi tiga cara, yaitu :
1. Branding.
2. Adversiting.
3. Selling.

Arief Yahya mengatakan pemulihan kawasan pariwisata akan di lakukan Branding Banten dengan Tranding Topic#excitingbanten. Upaya lainnya, yaitu melakukan pemasaran melalui media massa, serta menggencarkan event-event, "untuk tahapan ini Kementrian Pariwisata menganggarkan Rp. 7,56 Milyar, jadi yang di promosikan adalah kawasan wisata yang tidak terdampak contohnya Anyer Aman, jelasnya.
Masih kata Arief Yahya, untuk tahun 2019,

Kemenpar sudah mencanangkan 23 event untuk mem-branding pariwisata di sekitar selat sunda, yakni : 20 event dalam Negeri dengan konsep skala Nasional dan Internasional dan 3 event di luar Negeri, sederetan event ini akan di mulai pada bulan Februari 2019" melalui event-event ini akan di promosikan kawasan wisata di Banten, dan beberapa event akan dipusatkan di kawasan wisata Anyer,  

Lebih lanjut Arief Yahya menambahkan untuk pemulihan Destinasi wisata yang terdampak bencana, akan di lakukan pembenahan melalui atraksi,aksesibilitas dan amenitas, yang di anggarkan dananya sebesar Rp.3,579 Milyar.Selain itu Kementrian Pariwisata telah menyiapkan anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK) Tahun 2019, yang akan di salurkan kepada Pemprov Banten, sebesar Rp. 9,36 Milyar dan Pemprov Lampung di besar Rp.33,4 Milyar, " Anggaran ini sudah bisa dieksekusi oleh pemerintah daerah untuk anggaran perbaikan  amenitas pariwisata, terangnya.

Untuk upaya pemulihan sektor wisata ini, Arief Yahya menargetkan selasai dalam enam bulan, setelah itu pihaknya "akan melakukan normalisasi kawasan pariwisata " dan untuk tahap Normalisasi ini masih lama , jangka pendeknya pemulihan dulu, kita sedang data untuk pemulihan destinasi wisata yang terdampak bencana tsunami, karena ada beberapa yang harus di perbaiki, pungkasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Banten,Andika Hazrumy,mengatakan sebelumnya Pemprov Banten mengeluarkan kebijakan efisiensi melarang Oraganisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Rapat di Hotel, kebijakan ini  akan di tinjau ulang "karena dalam kondisi saat ini kita harus memberikan " empati " khususnya kepada daerah yang terdampak bencana dan kegiatan ini nantinya akan di biayai dari Kemenpar melalui Dana Alokasi Khusus ( DAK) di akhir pemaparannya Andika Hazrumy, pihaknya sudah mengajukan keringanan kepada Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) terkait relaksasi pajak perhotelan yang terdampak bencana diharapkan dapat di ringankan dan kendaraan yang rusak dan hilang segera mendapatkan klaim Asuransi, harapnya


ANYER AMAN DAN MULAI MENGGELIAT.
Wilayah pantai Pesisir Anyer sebenarnya Aman dan tidak terkena Tsunami  karena di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang hanya Pulau Sangiang, Desa Cikoneng, yang terdampak Bencana, selanjutnya di kecamatan Cinangka ada 4 Desa yang terkena Bencana Tsunami yaitu Desa Karang Suraga ,Desa Bulakan, Desa Pasauran dan Desa Umbul Tanjung. Atas  Dampak dari Bencana Tsunami ini para wisatawan menjadi sepi dan Enggan berlibur ke wilayah pesisir Pantai.

Walaupun saat ini masih dalam keadaan berduka namun pantauan mediakriminalitas.com ke Wilayah Pesisir pantai Anyer- Cinangka mulai menggeliat, tampak warung- warung di pantai terbuka Anyer - Cinangka mulai beraktifitas lagi dan terpantau  sudah banyak para wisatawan yang berlibur lagi ke Pantai Pasir Putih Florida Indah Cinangka Anyer.

Menurut Icah salah seorang pedagang, Alhamdulillah, sudah bisa mengais rejeki lagi di pantai begitu juga di ungkapkan oleh H.Sadrun pedagang Durian di wilayah Pesisir Pantai Sambolo Anyer saat ini sudah banyak wisatawan yang berlibur ke Pantai Anyer, midah- mudahan Pantai anyer Cinangka Kembali ramai di kunjungi wisatawan dari berbagai daerah, harapnya.

Hal senada di jelaskan oleh Norman Farr GM. The Acacia Hotel, hari ini tanggal ,14 Januari 2019,,sudah ada Bis Rombongan dan mobil pribadi yang berlibur dan nginap di Hotel Acacia , namun begitu Norman Farr berharap Pemulihan Pariwisata Anyer - Cinangka segera di laksanakan oleh pihak pemerintah terutama pelaksanaan event-event yang sipatnya mempromosikan anyer cinangka Aman untuk di kunjungi,

Norman Farr juga sangat mengapresiasi Hotel - Hotel Di Anyer Cinangka di gunakan untuk kegiatan - kegiatan Rapat Organisasi Perangkat Derah ( OPD) dengan demikian akan terlihat wujud nyata kebangkitan anyer cinangka, menurut Norman Farr, hal ini menjadi sangat penting karena tidak tertutup kemungkinan kalau Hotel tidak ada tamu dan tidak sanggup menggaji karyawan maka konsekuensinya karyawan Hotel untuk  sementara di rumahkan,

Namun Norman Farr Optimis jika Pemerintah secepatnya mengagendakan event- event yang sudah di rencanakan untuk pemulihan pariwisata di anyer cinangka, tidak tertutup kemungkinan anyer Cinangka kembali bangkit dan menjadi primadona bagi parawisatawan,harapnya.

Sementara di tempat terpisah ,M.Anwar, Kepala Desa Sindanglaya yang juga Ketua Apdesi Kecamatan Cinangka, menyambut gembira atas upaya Pemerintah melalui kementrian Pariwisata yang telah mengalokasikan untuk pemulihan dan rehabilitasi kawasan parawisata di wilayah anyer cinangka, mudah- mudahan anggaran yang sudah di persiapkan tersebut secepatnya bisa terealisasikan, sehingga wilayah pesisir pantai anyer cinangka kembali di kunjungi oleh para wisatawan dengan demikian roda perekonomian masyarakat di wilayah pesisir berangsur- angsur pulih seperti sedia kala, harapnya. ( Rezqi Hidayat,S.Pd )


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 mediakriminalitas · All Rights Reserved