DPP FPK

FPK

VIDEO

Visitor Counter

TRANSLATE LANGUAGE

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

   Raja Aqiqah JaDeTaBek 

         0822 5470 5912

RSS Feed

DIDUGA LAKUKAN PUNGLI KEPALA SEKOLAH SDN 4 ANYAR PERLU DI TINDAK TEGAS

image

Serang,mediakriminalitas- Diduga lakukan pelanggaran perpres no 87 tahun 2016 tentang saber pungli pada kegiatan Pendaftaran peserta didik baru ( PPDB ),Tahun pelajaran 2018/2019 di Sekolah Dasar Negeri 4 Anyar, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang - Banten, Hingga saat ini Roy selaku Kepala Sekolah SDN 4 Anyar  Bungkam.

Berdasarkan hasil investigasi dan konfirmasi dengan beberapa narasumber orangtua murid, terutama para orang tua murid yang keadaan ekonominya tidak mampu kepada mediakriminalitas.com yang namanya tidak mau di sebutkan, mengungkapkan bahwa merasa sangat keberatan atas permintaan sumbangan oleh pihak sekolah untuk pembelian Meubeuleuir siswa baru (  murid kelas 1 ) sebanyak 128 siswa yang di tetapkan  jumlah sumbangannya  yaitu sebesar Rp.420.000 per muridnya .

Atas hal tersebut mediakriminalitas.com, dua kali mencoba mendatangi pihak sekolah untuk melakukan konfirmasi, namun Roy,selaku Kepala Sekolah SDN 4 Anyar selalu kebetulan sedang tidak berada di tempat, di hubungi lewat telpon selullernya sedang tidak aktif, kemudian di konfirmasi lewat whatshapnya Roy sampai berita di publis Kepala Sekolah tetap Bungkam.

Sementara itu, Dondo selaku Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Anyer, mengaku kaget di telpon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang yang mempertanyakan perihal  adanya pungutan  iuran bangku di SDN 4 Anyar, padahal pihaknya pada kesempatan Rapat Dinas sudah menginstruksikan  serta menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah agar tidak melakukan pungutan apapun dan dengan alasan apapun kepada orangtua murid dalam kegiatan  PPDB Tahun 2018/2019.

Di lain tempat saat dihubungi mediakriminalitas.com lewat whatshaapnya, Asep Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Serang, langsung merespon "Assalamu' alaikum .wr.wb.Kang informasinya sudah saya tindak lanjuti ke Ka UPTD,lanjut barusan Kepala Sekolah SDN 4 Anyar ( Pak Roy) telp saya, adapun penjelasannya sbb :


1. Dari PPDB TA 2018/2019 Siswa pendaftar sejumlah 128 anak ( 3 rombel )
2. Di SDN 4 Anyar terdapat 3 ruang kelas dengan kondisi bangku yang sangat minim hanya 1 ruang kelas yg ada bangkunya itupun sudah pada rusak.
3. Dengan kondisi diatas orangtua berinisiatif ( murni aspirasi ) untuk pengadaan meja kursi.
4. Di bentuklah ( dengan pendampingan komite) paguyuban orangtua siswa kelas 1 ( ketua, sekretaris dan 3 orang bendahara dari masing- masing kelas ) dengan melalui rapat menentukan kesepakatan untuk iuran dan gotong royong pengadaan mebeuler.

Kepala sekolah,guru, komite sama sekali tidak melakukan pengkondisian hanya bersifat memberikan arahan dan penjelasan atas hal yang seharusnya sesuai ketentuan.

Di tempat berbeda saat di minta tanggapannya terkait adanya dugaan pungli di SDN 4 Anyar,kepada mediakriminalitas.com  Jajang , Inspektorat Kabupaten Serang menegaskan bahkan meminta untuk mengumpulkan bukti- buktinya di sample saja minimal 20% dari jumlah orangtua murid yang di pungut, untuk kita tuntaskan agar menjadi kebaikan di masa depan.

Ditempat terpisah mediakriminalitas.com mencoba mendatangi Kantor MAPOLSEK Anyar untuk meminta tanggapan, terkait adanya dugaan pungli di SDN 4 Anyar dari  Kapolsek, namun sayangnya Kapolsek sedang tidak berada di tempat.

Perlu kita ketahui bersama untuk disikapi dan untuk di sampaikan ke jajaran ujung tombak di para instansi pemerintahan, Bahwa dalam rangka untuk saling mengingatkan antara kita. Presiden telah menerbitkan ''Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar'' Berdasarkan Perpres ini, Pemerintah RI, telah memberikan legalitas kepada SATGAS SABER PUNGLI untuk memberantas praktek PUNGLI di Indonesia.

SATGAS SABER PUNGLI memiliki 4 fungsi, yakni intelejen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi. SATGAS SABER PUNGLI juga diberi kewenangan kepada Satgas, untuk melaksanakan Operasi Tangkap Tangan / OTT (Pasal 4 huruf d Perpres)

Susunan SATGAS SABER PUNGLI sebagai berikut :

1) Pengendali/Penanggungjawab : Menko Polhukam Wiranto.
2) Ketua Pelaksana : Irwasum Polri Komjen Pol Dwi Priyatno.
3) Wakil Ketua Pelaksana I : Irjen Kemdagri Sri Wahyuningsih (Pelaksana Tugas).
4) Wakil Ketua Pelaksana II : JAM Bidang Pengawasan Widyo Pramono.
5)  Anggota Satgas terdiri dari : Polri, Kejaksaan Agung, Kemendagri, Kemenkumham, PPATK, Ombudsman, BIN dan POM TNI.

Dengan adanya Perpres tersebut, maka masyarakat dapat secara langsung melaporkan praktek-praktek PUNGLI yang dilakukan oleh aparat di instansi Pemerintah, TNI dan Polri dari Aceh sampai ke Papua kepada SATGAS SABER PUNGLI melalui :

* WEBSITE       : http://saberpungli.id
* SMS              : 1193
* CALL CENTER : 193

Laporan masyarakat disertai dengan Identitas Pelaku, Lokasi Kejadian dan Instansinya (Identitas Pelapor akan dirahasiakan).

Berikut Jenis Pungli di sekolah yang dapat dilaporkan ke Satgas Pungli

ADAPUN RAGAM PUNGUTAN DI SEKOLAH-SEKOLAH

1. Uang pendaftaran masuk
2. Uang SSP / komite
3. Uang OSIS
4. Uang ekstrakulikuler
5. Uang ujian
6. Uang daftar ulang
7. Uang study tour
8. Uang les
9. Buku ajar
10. Uang paguyupan
11. Uang wisuda
12. Membawa kue/makanan syukuran
13. Uang infak
14. Uang foto copy
15. Uang perpustakaan
16. Uang bangunan
17. Uang LKS dan buku paket
18. Bantuan Insidental
19. Uang foto
20. Uang biaya perpisahan
21. Sumbangan pergantian kepala sekolah
22. Uang seragam
23. Biaya pembuatan pagar/fisik dll
24. Iuran untuk membeli kenang-kenangan
25. Uang bimbingan belajar
26. Uang try out
27. Iuran pramuka
28. Asuransi (walau nihil kecelakaan uang tidak dikembalikan
29. Uang kalender
30. Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan
31. Uang koprasi (uang tidak di kembalikan)
32. Uang PMI
33. Uang dana kelas
34. Uang denda ketika siswa tidak mengerjakan PR
35. Uang UNAS
36. Uang menulis ijazah
37. Uang formulir
38. Uang jasa kebersihan
39. Uang dana social
40. Uang jasa menyebrangkan siswa
41. Uang map ijazah
42. Uang STTB legalisir
43. Uang ke UPTD
44. Uang administrasi
45. Uang panitia
46. Uang jasa guru mendaftarkan ke sekolah selanjutnya
47. Uang listrik
48. Uang computer
49. Uang bapopsi
50. Uang jaringan internet
51. Uang Materai
52. Uang kartu pelajar
53. Uang Tes IQ
54. Uang tes kesehatan
55. Uang buku TaTib
56. Uang MOS
57. Uang tarikan untuk GTT {Guru Tidak Tetap}
58. Uang Tahunan {kegunaan gak jelas}

Komite sekolah dijadikan kepanjangan tangan dari kepala sekolah untuk memungli ke wali murid..... bersambung ( rezqi hidayat,S.Pd)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 mediakriminalitas · All Rights Reserved