logo
DPP FPK

FPK

VIDEO

Visitor Counter

SAENAH AQIQAH

SAENAH AQIQAH

Raja Aqiqah JaDeTaBek 

0822 5470 5912

MEDIA KRIMINALITAS

DIRGAHAYU INDONESIA

RoniAbdul RoupSAADULLAH

 
H.ROKIBSUYANTOATANG SUPARDI
PENGADUAN KORUPSI

KPK

FACEBOOK
FB 

FPII minta Oknum Anggota Sat Lantas Polres Malang Diproses Hukum Atas Pelecehan Profesi Jurnalis

image

Malang Media Kriminalitas-Kembali kasus terjadi terhadap para kuli tinta, kini hinaan yang dilontarkan oleh salah satu oknum anggota Polantas Polres Malang yang mengatakan wartawan seperti ‘TAI’ telah mendapat kecaman dari seluruh jurnalis di Indonesia. Bahkan Ketua Setnas Forum Pers Independent Indonesia (Opan_red) mengecam keras ucapan Oknum Polantas Malang yang menghina profesi wartawan dengan ucapan yang sangat tidak pantas “SEPERTI TAI’ kata itu yang membuat miris para jurnalis.

“Ucapan hinaan terhadap profesi jurnalis yang dilontarkan oknum polantas Polres Malang, Inisial HW. sudah kelewat batas, hal ini harus ditindak tegas dan tidak bisa hanya dengan mediasi saja melainkan upaya hukum harus dijalankan karena ucapan tersebut menyama-artikan profesi wartawan seperti kotoran,” jelas Opan.

Ketua Setnas FPII menghimbau kepada seluruh lembaga jurnalis di Indonesia maupun insan pers dan para pemilik media untuk bersatu menegakan UU Pers 40/1999.

“Kami meminta Oknum Polantas Polres Malang Inisial HW. untuk segera dipanggil dan dilakukan upaya –upaya hukum terkait penghinaan profesi wartawan sesuai UU Pers nomor 40 tahun 1999. Dalam hal ini, Kapolda Jawa Timur harus tegas dalam menindak anggotanya yang sudah jelas menghilangkan Barang Bukti dan penghinaan wartawan.” tegas Opan.

Masih dikatakan Setnas, wartawan sebagai pilar keempat demokrasi yang dilindungi UU. Penghinaan, pengancaman, kekerasan dan pelarangan peliputan wartawan jelas melanggar UU Pers 40/1999. Untuk itu, Ketua Setnas FPII mendesak Kapolda Jawa Timur segera melakukan tindakan hukum pada oknum polantas Polres Malang, yang berinisial HW.

Disinyalir dari pemberitaan Republik News tertanggal 12 Juni 2017, terkait seorang wartawannya dilecehkan oleh anggota Polantas Polres Malang, Bripka. yang berinisial HW. dengan sebutan ‘WARTAWAN SEPERTI TAI’ membuat konflik baru ditubuh kepolisian Malang dengan insan pers.

Meski oknum Polantas tersebut telah dilaporkan ke Propam Polres Malang, tanggal 18 Mei 2017 namun penanganan terkesan lamban walaupun sudah terjadi mediasi dimana dalam mediasi dipimpin langsung oleh Ipda. Basuki Iriyanto, SH.

Lontaran kata kotor keluar saat wartawan Rnews meminta konfirmasi tentang masalah proses tilang yang dilakukan oknum tahun 2015. Oknum Polantas tersebut sudah menghilangkan Barang Bukti (BB) 1 unit sepeda motor dan menyita BPKB serta STNK dan tidak mengembalikannya sampai tahun 2017.

Dalam mediasi yang dilakukan Kasi propam Polres Malang seminggu setelah pelaporan tersebut, Oknum sempat tak mengakui perbuatan dan ucapannya yang menghina profesi jurnalis, hal itu sempat membuat Kasi Propam Polres Malang Ipda. Basuki Iriyanto. SH emosi. “Kamu bikin malu saja, mau tak sumpal sepatu mulutmu,” emosi Kasi Polres Malang Ipda. Basuki kepada HW.(Red)



3 Komentar
image

Sat, 2 Sep 2017 @00:32

CeJe Dw Sh

Disampaikan kepada netizen dan sahabat jurnalis.
Peristiwa yg terjadi sebenarnya sbb :

1. Sekitar awal thn 2015 sdr SUBAI alamat Wajak Kab Malang merasa dihentikan kendaraannya di desa Slamet kec Tumpang jenis kendaraan supra nopol DK ...
2. Selanjutnya spm tsbt di bawa ke pos lantas Tumpang dan mengaku bernama Heri dan tdk di beri tilang.
3. Krn srt srt BPKB dan STNK berada di Bali ybs lama tdk mengurus selanjutnya sekitar 1 thn yg lalu mengurusnya tdk ketemu dgn sdr Bripka Heri.
4. 6 bln kemudian bripka herri pindah di pos Karangloh dan di datangi korban SUBAI satu tahun yg lalu, menanyakan ttg spm tsbt. Dan Bripka Herri merasa tdk menilang dan berjanji mencari di pos Tumpang namun kendaraan tdk ada.
5. Selanjutnya korban SUBAI menemui salah satu rekan jurnalis bernama WIWIN ybs bilang sanggup membantu dan merasa kenal dgn Bripka Heri sering bertemu di Pos Tumpang dan pos Karang loh.
6. Datang sdri Wiwin, bersama rekan pers dan sdr SUBAIN mengurus spm dgn sdri wiwin member

image

Sat, 2 Sep 2017 @00:36

CeJe Dw Sh

Disampaikan kepada netizen dan sahabat jurnalis.
Peristiwa yg terjadi sebenarnya sbb :
1. Sekitar awal thn 2015 sdr SUBAI alamat Wajak Kab Malang merasa dihentikan kendaraannya di desa Slamet kec Tumpang jenis kendaraan supra nopol DK ...
2. Selanjutnya spm tsbt di bawa ke pos lantas Tumpang dan mengaku bernama Heri dan tdk di beri tilang.
3. Krn srt srt BPKB dan STNK berada di Bali ybs lama tdk mengurus selanjutnya sekitar 1 thn yg lalu mengurusnya tdk ketemu dgn sdr Bripka Heri.
4. 6 bln kemudian bripka herri pindah di pos Karangloh dan di datangi korban SUBAI satu tahun yg lalu, menanyakan ttg spm tsbt. Dan Bripka Herri merasa tdk menilang dan berjanji mencari di pos Tumpang namun kendaraan tdk ada.
5. Selanjutnya korban SUBAI menemui salah satu rekan jurnalis bernama WIWIN ybs bilang sanggup membantu dan merasa kenal dgn Bripka Heri sering bertemu di Pos Tumpang dan pos Karang loh.
6. Datang sdri Wiwin, bersama rekan pers dan sdr SUBAIN mengurus spm dgn sdri wiwin memberik

image

Sat, 2 Sep 2017 @07:51

Venta

Kronologi kejadian dan upaya dr Propam Polres Malang kepada sdr. Bripka Heri.

Peristiwa yg terjadi sebenarnya sbb :

1. Sekitar awal thn 2015 sdr SUBAI alamat Wajak Kab Malang merasa dihentikan kendaraannya di desa Slamet kec Tumpang jenis kendaraan supra nopol DK ...

2. Selanjutnya spm tsbt di bawa ke pos lantas Tumpang dan mengaku bernama Heri dan tdk di beri tilang.

3. Krn srt srt BPKB dan STNK berada di Bali ybs lama tdk mengurus selanjutnya sekitar 1 thn yg lalu mengurusnya tdk ketemu dgn sdr Bripka Heri.

4. 6 bln kemudian bripka herri pindah di pos Karangloh dan di datangi korban SUBAI satu tahun yg lalu, menanyakan ttg spm tsbt. Dan Bripka Herri merasa tdk menilang dan berjanji mencari di pos Tumpang namun kendaraan tdk ada.

5. Selanjutnya korban SUBAI menemui salah satu rekan jurnalis bernama WIWIN ybs bilang sanggup membantu dan merasa kenal dgn Bripka Heri sering bertemu di Pos Tumpang dan pos Karang Lo.

6. Datang sdri Wiwin, bersama rekan pers dan sdr S


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+3+6

Copyright 2017 mediakriminalitas All Rights Reserved