logo
TEMPAT WISATA
VIDEO

Visitor Counter

TIM SABER PUNGLI TANGKAP OKNUM IMIGRASI CILACAP

image

Media Kriminalitas - Tim Saber Pungli Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Menangkap empat oknum petugas Imigrasi Cilacap, Mereka diamankan karena diduga telah melakukan pemerasan terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA).

Ke empat orang tersebut tertangkap petugas, saat bertemu di RM Candisari, Karanganyar Kebumen pada Rabu (12/4) malam. Tim Saber Pungli juga mengamankan uang sebesar Rp 64 juta dari tanganoknum petugas imigrasi.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kabag Humas Polres Kebumen, AKP Willy Budiyanto "Betul. Pada hari Rabu malam tepatnya. Tim saber pungli Kebupaten Kebumen, melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan),"
Di jelaskanya,bahwa Tim Saber Pungli saat melakukan penangkapan dipimpin langsung oleh Wakapolres Kebumen Kompol Umi Maryati. Saat itu tim mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada petugas dari Imigrasi Cilacap yang diduga melakukan pemerasan.

"Menurut informasi ada warga asing melakukan izin berkunjung wisata, akan tetapi melakukan kegiatan lain dengan berbisnis buah Jenitri. Karena dianggap menyalahi prosedur, paspor mereka diamankan (oleh oknum imigrasi). Selanjutnya ada negosiasi dengan dimintai sejumlah uang “jelasnya.

Sedangkan negosiasi dengan WNA tersebut dilakukan di RM Candisari, Karanganyar, Kebumen. Tim Saber Pungli mengamankan sejumlah uang sekitar Rp. 64 juta dari tangan oknum imigrasi tersebut.

"Pihaknya masih melakukan pendalaman, sementara uang sekitar Rp. 64 juta. Yang sudah diberikan,Saat ini sudah diamankan dari oknum PNS Imgrasi," Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kompol Umi Maryati,bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut. Perbuatan pidana yang dilakukan yakni pasal 368 tentang pemerasan.

"Tim saber pungli masih melakukan penyidikan terkait hal itu. Sampai hari Kamis kemarin masih dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan lebih intensif, termasuk unsur pidananya," katanya.

Dia juga menjelaskan, ada empat orang yang ditahan dari enam yang diamankan sebelumnya. Namun dari enam orang yang diperiksa dan diamankan, dua orang di antaranya sudah dilepas.

"Kami sudah melakukan gelar perkara bersama Kejaksaan Negeri Kebumen dari pasal yang disangkakan. Ada empat orang.

Berdasarkan data yang yang berhasil dihimpun, Bahwa WNA tersebut datang ke Kebumen untuk berbisnis buah Jenitri dalam jumlah besar. Sementara itu izin kedatangan ke Indonesia, mereka sebagai wisatawan, “Bukan urusan bisnis  buah Jenitri asal Kebumen.

Buah Jenitri asal Kebumen di pasaran Timur Tengah sangat diminati dengan harga yang sangat mahal. Karena buah jenitri asal Kebumen kualitasnya lebih baik jika dibandingkan dengan negara asal yakni India. Oleh karena menyalahi izin kegiatan tersebut kemudian terjadi tindak pemerasan terhadap WNA oleh oknum petugas imigrasi. (D3N)


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+3+3

Copyright 2017 mediakriminalitas All Rights Reserved